Translate

Populer Posts

Sunday, August 13, 2017

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BUKA JALAN PENINGKATAN PEREKONOMIAN WARGA



pelatihan kewirausahaan "pengolahan potensi pangan desa " di dusun guda-gudak 2

 Seminar Kewirausahaan “ Teknik pengemasan yang baik untuk meningkatkan nilai jual produk-produk desa jadung ”
Ø  Tujuan Kegiatan
1.     Memberikan pengetahuan dan kemampuan tentang pembuatan produk kripik daun kelor dan stick kacang kayu kepada masyarakat.
2.     Sebagai wadah kegiatan mengisi waktu luang di luar kegiatan rumah tangga.
3.     Peningkatkan nilai jual hasil pertanian Kacang kayu dan Daun Kelor

Ø  Alasan Kegiatan
1.     Jumlah daun kelor dan kacang kayu yang melimpah di Desa Jadung.
2.     Belum adanya nilai tambah dari Daun Kelor dan Kacang Kayu.
3.     Rendahnya pengetahuan Masyarakat untuk mengolah Daun kelor dan Kacang Kayu.

Ø  Manfaat Kegiatan
1.     Memberdayakan Ibu-ibu rumah tangga dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan pembuatan produk kripik daun kelor dan stick kacang kayu.
2.     Terciptanya potensi lapangan pekerjaan.

Ø  Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
1.     Di Dusun Gudak-gudak II
Tanggal   : 26 Juli 2017
Waktu      : 10.00 WIB
Tempat    : Rumah Kepala Dusun Gudak-gudak II
2.     Di Dusun Gudak-gudak I
Tanggal   : 26 Juli 2017
Waktu      : 13.00 WIB
Tempat    : Rumah Kepala Dusun Gudak-gudak I
3.     Di Balai Desa Jadung
Tanggal   : 29 Juli 2017
Waktu      : 11.00 WIB
Tempat    : Balai Desa Jadung

Ø  Sasaran Kegiatan
Sasaran diadakan kegiatan pelatihan pembuatan produk kripik daun kelor dan stick kacang kayu yaitu Ibu-ibu rumah tangga di Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Ø  Metode
Pelatihan dilakukan dalam satu waktu yang dibagi menjadi 2 sesi (materi dan praktik). Materi disampaikan dalam waktu 30 menit. Materi yang disampaikan berupa potensi hasi bumi desa Jadung, cara pembuatan produk stik kacang kayu dan kripik daun kelor, dan potensi bisnis (perhitungan modal, penjualan, lokasi, dan laba). Sesi kedua berupa praktik yang langsung proses pembuatan dilakukan oleh peserta pelatihan. Panitia KKN berperan sebagai pemandu. Praktik yang dilakukan berupa praktik penakaran bahan baku dan perhitungan modal, proses pembuatan produk  dan perhitungan waktu produksi, proses packing, dan mekanisme penjualan.

Ø  Respon Peserta Kegiatan
Respon Ibu-ibu dalam mengikuti program ini sangan baik, terlihat dari antusiasme peserta dalam bertanya. Saat praktik peserta terlihat kompak memperhatikan dengan baik  penjelasan yang diberikan oleh panitia.

Ø  Uraian Kegiatan
Pelatihan serupa perluh dilakukan secara rutin agar keterampilan ibu-ibu semakin baik. Dan roduk yang akan diproduksi mampu bersaing dengan produk yang sudah ada. Tujuan pemasaran produk di daerah wisata juga perluh diperhatian, produk yang dihasilkan harus mampu memenuhi standar yang ada, seperti izin usaha dan keamanan pangan.

0 komentar:

Post a Comment