Translate

Populer Posts

Monday, August 8, 2016

KKN UTM usai, Masyarakat Desa Jadung merasa kehilangan

(Sumenep, 8 Agustus 2016) Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang tahun ini berkesempatan melakukan pengabdian di desa Jadung kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep pada malam hari ini mengadakan acara Tasyakuran dalam rangka penutupan Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh perangkat desa dan tamu undangan yang mewakili setiap Dusun menjadi kesan yang mendalam bagi mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura tahun akademik 2016. Sebelumnya, Kelompok 5 KKN UTM yang berada di kawasan Desa Jadung telah mengadakan beberapa program atau kegiatan mulai dari sektor pendidikan, perekonomian, pertanian, sosial, dan lainnya.
Rentetan acara menjadi kesan tersendiri bagi tamu undangan, terutama untuk anak-anak yang akan ditinggalkan. Bagaimana tidak? Selama 26 hari mereka setia menemani dalam aktivitas kelompok KKN dengan sangat antusias.  Tamu undangan pun juga tidak kalah menariknya dalam memberi sambutan kepada KKN yang mengabdi kepada Desa Jadung. Selama sebulan pengabdian didesa ini telah banyak meninggalkan kesan bagi masyarakat desa ini. Banyak hal yang telah dilakukan untuk desa ini. Dengan adanya kelompok KKN di desa ini telah menggali potensi desa yang sebelumnya belum pernah diketahui. Salah satu contohnya yaitu wedang yang berbahan dasar kacang kayu. Kacang kayu memiliki potensi yang cukup besar di desa ini. Kelompok KKN yang mengabdi di desa ini telah mampu mengangkat potensi ini sehingga dapat diketahui masyarakat.
Diantara beberapa produk yang telah dihasilkan atas dukungan dari mahasiswa KKN UTM yaitu Gula Merah, Kopi Kacang Kayu, Stick Kelor, dan kerajinan. Produk-produk tersebut merupakan hasil olahan dari bahan-bahan yang banyak ditemukan di desa yang kaya akan potensi ini. Dalam kesempatan yang sama, Kordinator Desa kelompok 5 menyatakan bahwa “Kami akan senantiasa mengawal perjalanan usaha ini, pertemun ini bukan merupakan akhir dari perjalanan kita. Semoga ada kesempatan untuk berproses lagi.” Ungkapan lain menyeruak dari beberapa tokoh masyarakat meliputi perwakilan aparat Desa Jadung, perwakilan Yayasan Tarbiyatus Shibyan, perwakilan dari Tarbiyatul Muta’alimmin, SDN II Jadung, dan tokoh agama. Kesemua tokoh-tokoh terkemuka itu pada intinya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN UTM karena telah banyak membuat perubahan dan inovasi baru. Mereka berharap mahasiswa KKN mampu mengawal proses pengembangan produk-produk yang akan diproduksi.

0 komentar:

Post a Comment